Sabtu, 26 Oktober 2013

Exhibition : BANDUNG CONTEMPORARY

 

BANDUNG CONTEMPORARY merupakan salah satu rangkaian Pameran Bersama dan Tunggal yang diadakan di beberapa Galeri yang ada di Bandung. Pameran ini diikuti oleh 35 Seniman dan 3 Kurator Muda Bandung dan akan berlangsung dari tanggal 22 Oktober 2013 sampai dengan 12 November 2013. Saya merupakan salah satu seniman yang ikut serta dalam pameran ini.

Saya mendapat space di Lawang Wangi Creative Space dan Chabib Duta H sebagai kuratornya. Ini adalah Pameran pertama saya di tahun 2013. Setahun belakangan ini saya memang sedang sibuk dan belajar berwiraswasta mengelola rumah makan di Bandung Selatan. Jadi untuk membuat karya baru, saya belum bisa fokus, dan banyak pameran tahun ini yang saya lewatkan begitu saja.

Sebenarnya untuk pameran ini saya berencana membuat karya baru dengan judul 'The Mogus and Any Possibilities' dimana saya membuat merchandise dari salah satu karakter The Mogus yang saya buat. Berhubung saya residensi di Jogja maka pengerjaan pun tidak terkontrol karena beberapa diantaranya memang saya pesan ke teman-teman saya. Seminggu sebelum acara, ternyata barang barang yang saya pesan belum kelar juga, maka Chabib yang menjadi kurator meminta saya untuk memamerkan karya lama. Akhirnya Mogus World pun dipamerkan kembali.

Pada Pameran yang kali ini yang membuat berbeda adalah para seniman yang ikut tidak hanya memamerkan karya, akan tetapi mencoba belajar menulis dengan mengkurasi atau memberi pendapat tentang karya salah satu seniman lain yang ikut dalam pameran ini. Saya akhirnya terpilih untuk menulis karya Patriot Mukmin, sedangkan yang mengkurasi karya saya pribadi adalah Agugn.

Untuk lebih jelasnya teman-teman bisa langsung cek webnya disini .


M Ady Nugeraha merupakan Project Manager dari Program ini. Dibuka oleh Bp. A. D. Pirous yang menjadi salah satu Dewan Penasehat. Pembukaan Pameran diadakan di Selasar Sunaryo. Selasa 22 Oktober 2013 Pkl 19.00 WIB. Dimeriahkan oleh Tentangga Pak Gesang.

 

My artwork : Mogus World


Karya Agugn


Karya M. Zico Albaiquni

 

Karya Rega Ayundya P

 

Karya Wastuwidyawan


Karya Kireina Windiah

 

Karya Tandya Rachmat


Saya diantara para Seniman dan Kurator Bandung



 Karya Patriot Mukmin
 
Ini adalah tulisan yang saya buat untuk karya teman saya Patriot Mukmin :
Saya mengenal Majong sapaan akrab  Patriot Mukmin sudah cukup lama walaupun tidak intens bertemu karena selain berbeda kampus, jurusan atau bidang seni yang kita pilih berbeda, sehingga sangat kecil kemungkinan untuk pameran bersama. Jurusan yang dia pilih dan tekuni adalah seni lukis, sehingga karya yang dibuatnya pun tidak lepas dari lukisan 2 dimensi dengan cat minyak dan kanvas sebahai bahan andalannya. Belum lama ini Majong menyelesaikan program Master Seni di kampus yang sama.

Majong  bercerita lukisan yang saya kenal atau kebanyakan orang awam pahami adalah benda dua dimensi berupa sebidang kanvas bergambar dipasangi spantram, dibingkai dan dapat dipajang di dinding. Mungkin itu yang membuatnya gelisah dan memutuskan mencoba membuat konsep dengan mengangkat kembali gagasa tentang seni lukis yang kritis terhadap medium. Dia ingin mengungkapkan bahwa seni lukis adalah benda juga.

Beberapa karya yang dipamerkan Patriot Mukmin  pada pameran bersama Bandung Contemporary ini merupakan bagian dari tugas akhir program masternya. Tema yang diangkat adalah tentang lukisan itu sendiri. Majong membuat karya lukisan yang hanya dapat dilihat oleh pandangan dengan posisi terterntu. Mengandalkan kekuatan mata dan ilusi optik sehingga terlihat lebih menarik. Awalnya dia membuat potongan kayu panjang yang dilapis kanvas, kemudian dia  menggambar objek pada kedua sisi kayu dengan gambar berbeda sesuai arah pandangan yang dia abadikan sebelumnya di selembar foto, disusun kembali sehingga membentuk satu objek seperti bingkai yang didalamnya terdapat susunan bingkai seperti pagar. Sudut prespektif yang ditampikan pada objek gambar disesuaikan dengan pandangan mata sehingga menghasilkan objek yang seolah-olah hidup atau berbentuk tiga dimensi.Objek lukisannya tidak lagi disimpan secara umum, akan tetapi dipasang mengikuti benda yang mendukung objek lukisan tersebut, sehingga menjadi satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Karena jika dipisah maknanya mungkin akan berbeda, seperti contoh objek lukisan dengan pemandangan alat dan bahan cat ditempatkan bersama kanvas.
 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar